Weird Genius, Group Musik Indonesia Yang Mendunia

Weird Genius terasa memproses musik bersama terhadap tahun 2016. Sebelumnya, mereka sudah punya proyek masing-masing. Hingga terhadap pada akhirnya Reza Oktovian dan Eka Gustiwana pun membentuk grup ini dan mengajak Billy Taner yang merupakan seorang DJ. Mereka mengusung genre elektronik bersama sentuhan musik tradisional.

Seperti yang sebelumnya kita bahas bahwa teknologi medis sudah smakin canggih, apalagi pada dunia permusikan. Namun, terhadap 25 September 2019 Billy Taner menentukan untuk hengkang dari grup tersebut dan pada akhirnya digantikan oleh Gerald Liu. Perkembangan kelompok musik EMD ini semakin terlihat semenjak lagu Lathi dari grup band Weird Genius menjadi penuturan hangat. Sejak dirilis terhadap 26 Maret 2020, Lagu tersebut secara perlahan berhasil mencuri perhatian penikmat musik sampai menjadi viral di dunia maya.

Pencapaian fantastis Weird Genius bersama lagu mereka “Lathi” terhadap tahun 2020 diantaranya sudah ditonton lebih dari 50 juta kali di YouTube. Tak tanggung-tanggung, lagu ini mampu bertahan sepanjang enam minggu sejak 10 Mei 2020. Pencapaian “Lathi” lebih-lebih mengalahkan rekor Hindia bersama lagu hit, “Secukupnya”, yang di awalnya berada di puncak tangga lagu sepanjang empat pekan terhadap awal tahun ini.

Asal Mula Lagu Lathi Karya Weird Genius

Hingga akhirnya, single “Lathi” berhasil mendiami peringkat jawara di tangga lagu Indonesia Top 50 terhadap 10 Mei. Bahkan, lagu “Lathi” berhasil memasuki sejumlah tangga lagu di negara lain, terasa dari Singapura (nomor 1 di Singapore Viral 50 terhadap Juni 2020), Malaysia (nomor 1 di Malaysia Viral 50 terhadap Mei 2020), Hong Kong, sampai Taiwan tempat banyaknya perjudian mirip agen sbobet. Secara musik, Weird Genius mencampurkan unsur EDM bersama nuansa tradisional yang dihadirkan didalam tarian, bunyi gamelan, dan lirik bhs Jawa di beberapa bagian lagunya itu.

Dalam sebuah video wawancara di account YouTube Deddy Corbuzier, Weird Genius mengatakan bahwa ide menuliskan lirik bahas Jawa singgah dari Reza Arap. Lirik lagu “Lathi” pasti saja punya makna dan makna yang luas. Dan setiap orang sudah pasti punya perspektif yang berlainan didalam menerjemahkan maksudnya. Di segi lain, kombinasi pada lirik Inggris dan Jawa memicu makna lagu ini tidak mampu segera diartikan secara gamblang. Akan tetapi, secara sekilas, lirik lagu ini mengupas mengenai seseorang yang berasumsi cinta adalah berkah sekaligus kutukan.

Kemudian, didalam pertalian itu, membangkitkan rasa sakit dan terlilit didalam pertalian yang tidak nyaman. Pada akhirnya, ia mengetahui bahwa pertalian itu bukanlah sesuatu yang layak diperjuangkan gara-gara tidak mengidamkan lagi mengalami perasaan sakit itu. Sementara didalam lirik bhs Jawa, yakni: “Kowe ra iso mlayu saka kesalahan. Ajining diri ana ing lathi” mampu diartikan sebagai: anda tidak mampu lari dari kesalahan, kehormatan diri ada terhadap ucapan(mu). Artinya, seseorang yang sudah berbuat salah, tetap tidak mampu lepas dari bayang-bayang itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *